Masjid Taqwa Metro, Wisata Religinya Provinsi Lampung

  • Whatsapp
Masjid Taqwa Metro
Foto: @metrobergeliat

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak kota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Setiap kota memiliki ikon yang dapat dijadikan pengingat tentang kota tersebut, begitu juga dengan Kota Metro Lampung. Ikon dari kota ini adalah Masjid Taqwa Metro. Berikut beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang masjid ini.

Baca Juga:Tugu Empat Marga atau Megow Pak Spot Foto Famous di Lampung

Bacaan Lainnya

Sejarah Masjid Taqwa Metro

Masjid Taqwa Metro berdiri pada tanggal 21 Juli 1967. Kemudian pada tanggal 23 Mei 1969 diresmikan oleh Menteri Agama KH. A. Dahlan. Lalu pada tanggal 27 Januari 2004, masjid ini diserahkan wewenang pemeliharaannya kepada Pemerintah Kota Metro oleh H.A. Sajoeti selaku Ketua Yayasan Dakwah dan Pemeliharaan. Setelah itu masjid direnovasi oleh pemerintah setempat pada bulan Maret 2013. Proses perbaikan berlangsung selama dua tahun dan kemudian benar – benar diresmikan kembali oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin pada tanggal 9 Mei 2015 yang bersamaan dengan peresmian acara pembukaan MTQ ke 43.

Desain Bangunan Masjid

Masjid ini telah direnovasi beberapa kali. Saat ini Masjid Taqwa Metro termasuk masjid yang paling megah di Lampung. Oleh karenanya, banyak kaum muslim yang  datang untuk melihat kemegahannya dan juga merasakan bagaimana melakukan ibadah di masjid yang megah ini. Luas masjid ini mencapai 45 meter x 45 meter, memiliki dua lantai dan dapat menampung jamaah dengan kapasitas kurang lebih 2000 orang. Menara masjid diletakkan berdekatan dengan kubah masjid sehingga membuatnya lebih menonjol. Arsitektur yang diusung untuk bagian dalam masjid sangatlah indah. Atap masjid dilukis dengan ornamen bunga dan dipadukan dengan warna yang indah. Dinding yang terletak di bagian barat masjid dihias dengan kaligrafi bertuliskan lafadz Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Pada bagian luar masjid, ada lampu – lampu indah yang bertuliskan lafadz Asmaul Husna. Lampu ini diletakkan di sekeliling masjid dan juga di sekitar Taman Merdeka.

Fasilitas yang Ada di Dalam Masjid

Sama halnya dengan bangunan masjid yang lain, Masjid Taqwa Metro memiliki fasilitas yang mirip dengan yang lain. Namun masjid ini menarik karena memiliki ruang perpustakaan yang berada di bawah kubah, di lantai 2. Di perpustakaan, Anda dapat membaca berbagai macam buku keagamaan, buku motivasi, berbagai hadits, dan alquran. Anda juga dapat melakukan peminjaman buku di perpustakaan ini dengan menggunakan kartu anggota tanpa dikenakan biaya sepeserpun. Di masjid ini juga terdapat beberapa ruangan yang digunakan untuk kantor bagi pengurus masjid dan beberapa kamar yang digunakan oleh mahasiswa yang juga ikut membantu merawat masjid.

Lokasi dan Cara Mengaksesnya

Masjid Taqwa Metro berada tepat di pusat Kota Metro, Lampung, bersebelahan dengan alun – alun atau Taman Merdeka. Alamat lengkapnya ada di jalan Letjen Alamsyah Ratu Prawira Negara No.1, Kecamatan Metro, Kota Metro, Lampung. Jika Anda ingin mengunjungi masjid ini, Anda dapat menjangkau kota ini dengan menggunakan bus atau pesawat. Kemudian Anda harus menuju ke Terminal Bus Metro. Dari terminal ini, letak masjid tidak terlalu jauh sehingga Anda dapat berjalan kaki. Jarak terminal ke masjid sekitar 7 menit perjalanan dengan jalan kaki atau sekitar 550 meter saja. Anda dapat melalui jalan Imam Bonjol atau jalan Raya Punggur. Karena ini adalah fasilitas umum, maka tidak dikenakan biaya masuk saat Anda ingin mengunjungi Masjid Taqwa Metro ini.

Baca Juga: 121 Tempat Wisata di Lampung Yang Populer dan Hits

Sebagai ikon dari Kota Metro, Masjid Taqwa Metro tidak pernah sepi dari pengunjung baik warga sekitar Lampung maupun wisatawan yang datang dari luar kota. Apalagi jika sudah memasuki bulan Ramadhan, banyak sekali jamaah yang hadir dan menikmati keindahan dari masjid ini. Kegiatan yang dilaksanakan di masjid sangat beragam sehingga tidak membuat jamaah yang datang bosan. Pada bulan puasa, kegiatan yang biasa dilakukan adalah buka puasa bersama, sholat tarawih berjamaah, khataman Qur’an, Tabligh akbar, dan juga untuk i’tikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Kegiatan – kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar sesama umat Islam.

Pos terkait