Berkunjung Ke Flores, Coba Mendaki Gunung Lereboleng

Image: esdm.go.id

Siapa yang tidak suka dengan aktivitas mendaki gunung? Aktivitas yang satu ini tidak hanya dilakukan oleh para pencinta alam saja, melainkan juga semua kalangan. Mendaki gunung bisa menjadi aktivitas yang menantang tetapi juga melepaskan penat. Terlebih lagi, kalau sudah mencapai puncak, sejauh mata memandang panorama indah nan memukau akan lepaskan segala rasa lelah yang ada.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Kuliner di Kupang

Bacaan Lainnya

Kebanyakan mungkin akan lebih memilih gunung yang sudah terkenal dan memang selalu padat pengunjung setiap tahunnya. Sayangnya, mungkin Anda tidak akan mendapatkan panorama terbaik untuk karena banyaknya pengunjung. Mengapa tidak mencoba gunung yang mungkin asing terdengar? Salah satunya adalah Lereboleng, gunung yang berada di Pulau Flores ini memang cukup patut diperhitungkan untuk jalur pendakian, terlebih untuk Anda yang suka tantangan.

Baca Juga: Lokasi, Rute dan Harga Tiket Masuk Kelabba Maja NTT

Gunung Lereboleng

Dibandingkan dengan gunung atau perbukitan lainnya yang ada di Kepulauan Nusa Tenggara Timur mungkin Gunung Lereboleng masih banyak yang tidak mengenalnya. Bahkan, informasi akan gunung yang satu ini juga masih sangat minim. Walaupun begitu, Gunung Lereboleng masih cukup aman untuk tempat mendaki.

Gunung Lereboleng sendiri merupakan gunung berapi aktif yang berada tenggara Pulau Lembata. Masyarakat sekitar menyebut gunung ini merupakan gunung keramat. Maka dari itu, bagi Anda yang ingin mendaki Gunung Lereboleng diwajibkan untuk menghormati adat istiadat setempat. Kepercayaan ini akan membantu para pendaki untuk bisa tetap menjaga sopan santun di manapun berada dan tetap meninggalkan kesan yang baik.

Gunung Lereboleng memiliki ketinggian 1.450 meter di atas permukaan laut dan lebih dikenal dengan Gunung Lewotolok. Bahkan, gunung ini cukup mirip dengan Gunung Bromo yang ada di Malang, Jawa Timur. Hal yang membuatnya mirip adalah hamparan pasir yang luas mengelilingi gunung berapi yang masih aktif. Tepat pada gunung gunung berapi tersebut, ada semburan asap dan beberapa titik kuning yang merupakan tanda bahwa gunung tersebut masih aktif.

Letak dan rute 

Gunung Lereboleng terletak di Desa Lewoingu Leraboleng, Kec. Wulanggitang, Kab. Flores Timur, Prop. Nusa Tenggara. Gunung yang satu ini cukup dekat dengan kota Larantuka. Maka dari itu, Anda bisa menuju ke Gunung Lereboleng dari kota Larantuka yang hanya memakan waktu 1 jam perjalanan saja menggunakan kendaraan pribadi.

Pendakian dan pesona puncak Gunung Lereboleng 

Sama seperti gunung pada umumnya, untuk bisa mendaki Gunung Lereboleng dibutuhkan kekuatan fisik yang prima, walaupun hanya memiliki ketinggian 1.400 meter saja. Kebutuhan fisik ini dibutuhkan karena Gunung Lereboleng tergolong gunung yang masih jarang para pendaki. Bahkan untuk jalur pendakian pun juga masih sangat minim fasilitasnya. Tak ayal, untuk bisa mendaki Gunung Lereboleng dibutuhkan seorang pemandu agar tidak tersesat.

Pendakian puncak Gunung Lereboleng dimulai dari berjalan kaki dari pos PGA menuju Kampung Leworook dengan menempuh waktu 2,5 jam. Selanjutnya pendakian memakan waktu 6 jam untuk menuju ke puncak Gunung Lereboleng. Namun sesampainya di puncak Gunung Lereboleng panorama alam yang menyegarkan mata dan bikin jatuh hati. Panorama alamnya masih perawan dan menjadi daya tarik tersendiri.

Saat berada di puncak Gunung Lereboleng pastinya semua rasa lelah dan penat akan hilang. Bagaimana tidak, panorama alam Kepulauan Flores akan benar – benar terasa. Panorama indah akan dirasakan kala golden sunrise menyingsing dan merobek kabut. Bau rerumputan pagi bagi menyegarkan. Suasana pagi di puncak Gunung Lereboleng rupanya memberikan kesan sendiri yang membekas. Selain itu, Anda juga akan disuguhkan dengan pemandangan kota Larantuka yang lengkap dengan puncak Gunung Ile Mandiri yang memukau.

Pulau Lembata dan Solor juga bisa Anda saksikan. Tentunya menjadi sesuatu yang sangat luar biasa. Membuat siapapun yang melihatnya berdecak kagum. Rasanya tubuh dan jiwa terasa damai saat melihatnya. Tidak ketinggalan pula untuk menyantap makanan yang sudah menjadi perbekalan saat mendaki Gunung Lereboleng.

Wisata dekat Gunung Lereboleng 

Panorama alam pulau Flores yang indah tidak hanya bisa Anda nikmati dari puncak Gunung Lereboleng saja, melainkan beberapa tempat wisata di sekitar gunung yang satu ini. Keindahannya benar – benar memanjakan mata karena berlatar belakang langsung Gunung Lerengboleng.

Baca Juga: Liburan di Pulau Komodo? Berikut Destinasi Yang Wajib kamu Kunjungi!

Gunung yang terletak di Pulau Lembata ini tentunya memiliki banyak pesona wisata yang pastinya masih asri dan belum terjamah di sekitarannya. Salah satunya adalah Pantai Rako. Pantai yang satu ini tidak terlalu jauh dari Gunung Lereboleng.

Pantai Rako juga menjadi pantai yang masih sangat asri dan terjaga kebersihannya. Saat di sini, Anda akan benar – benar merasa damai dan tenang. Pasir putihnya yang lembut ditambah dengan deburan ombaknya yang bisa suasana semakin syahdu. Kalau beruntung, Anda juga bisa melihat festival yang sering diadakan di Pantai Rako ini.

Tidak jauh dari Pantai Rako Anda juga bisa menemukan Pantai Oa yang masih perawan. Sama seperti Pantai Rako, pantai ini juga memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang bening.

Ada lagi satu wisata dekat Gunung Lereboleng yang bisa dikatakan agak sedikit jauh, tepatnya di desa Boru. Namanya adalah Air Terjun Wai Poar. Sama halnya dengan Pantai Rako, air terjun ini masih tergolong sepi pengunjung. Maka tak heran saat mengunjunginya Anda akan dibuat terpana dengan kejernihan airnya. Tidak hanya itu saja, panorama di sekitarnya yang masih asri pas untuk melepaskan segala penat yang ada.

Gunung Lereboleng mungkin masih terdengar asing ditelinga kita. Namun gunung ini menyajikan panorama yang khas Pulau Flores. Belum lagi, beberapa tempat wisata di sekitarnya.

Pos terkait